Senin, 04 September 2017

Kemana Tujuan Kita Sebenarnya

Kenapa kita berada di pondok pesantren, apa tujuan kita berada disini, apa
yang kita inginkan dari semua ini. Pernah kita coba berfikir tentang arah tersebut, kemana inti dari kehidupan ini sebenarnya. IAI Al Qolam, apa yang saya cari dari t
empat ini, apa dampak dari yang kita lakukan ini, apakah ini tidak merugikan orang lain, menguntungkan buat orang lain, atau membuat orang lain tersakiti.
Sebelum saya mengutarakan semua, saya mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan
dari penyampaian saya.
Makan minum semua yang kita lakukan adalah hal yang kebanyakan menyenangkan. Melupakan hal yang lebih penting adalah kebiasaan kita. Terkadang kita berfikir itu adalah jalan terbaik, tapi apakah orang lain juga berpendapat sama tentang hal tersebut?, belum tentu, ingat ! kita hidup tidaklah seorang diri, kita hidup berdampingan antara satu dengan yang lainnya apa yang kita
anggap baik, belum tentu itu terbaik buat lainnya.
DUNIA !
apa tujuan allah memberikan kita kesempatan berdiam disana, menikmati segala yang ada disana, apakah untuk MELALAIKAN KITA?, I Don’t Know. Itulah yang harus kita cari, kita kurang menyadari hal kecil yang ternyata itu adalah inti kehidupan ini. Apa yang kita tunggu, menunggu cobaan darinya, baru kita menyadari kelalaian kita, bukanlah hanya pertolonganNYA melaikan kita WAJIB menemukannya jauh sebelum kita terperosok kita harus menyadarinya.
Bersenang-senang bukanlah larangan, tapi gimana batasan kita, gotong royong, tugas bersama, semua yang menuju kemaksiatan yang menimbulkan kebenciannya, kita sadar dan tidak mendekati hal tersebut. Beginilah dunia saat ini, sebuah tipuan yang sangat dasyat terlalu banyak kemungkaran, fitnah, penyalahgunaan, bahkan pembunuhan.
Saya bukanlah orang baik, saya hanya miris jika memikirkan hal ini. Gimana kehidupan selanjutnya?, jika kita sang penerus sudah tidak layak jadi penerus. Terkadang kita merasa Dia adalah segala untuk kita sehingga kita lupa dengan yang memberi nafas rezeki dengan sangat pemurah.
Hidup ini bukanlah segalanya, hidup ini hanyalah sekilas. Tujuan kita bukan hanya bahagia di dunia, tujuan kita sangat simpel. MENCARI. Itulah tujuan kita, mencari kebenaran, keridloan, kehusnulkhotimaan. Bukan kesenangan semata yang kita cari didunia ini. DUNIA. Hanya ujian untuk kita. Jika kita dapat Nilai tinggi, maka kita akan lolos dari kejahilan duniawi.
Dari rumah kita kepondok pesantren, menuju keperkuliahan, kerumah lagi, dan pada akhirnya kita pasti KELIANGLAHAT. Apa bekal kita untuk menghadap sang pencipta, apakah gedget kebanggaan kita, apakah kekasih terganteng terkaya tersegalanya kita, bukan hal demikian yang akan kita tunjukkan. Beranikah kita melaporkan hal tersebet dengan jujur, sangat tidak akan mungkin. Hanya kegemetaran akan dosa kita yang keluar dari tingkah kita nanti. Dapatkah kita membela jawaban dari seluruh tubuh kita, tidak akan mungkin. kita dibungkam dengat seerat mungkin tanpa bisa menutupi segala aib kita.
Marilah kita saling mengingatkan satu sama lain, sehingga kita dapat terelamatkan dari hal yang tidak kita inginkan. Kita dapat melihat hal buruk itu pasti berawal dari keburukan juga. Cukup mereka-mereka yang sudah terjerumus dan janganlah kita yang masih dapat pertolongan Beliau.
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar